Kondisi saat ini belum terdapat label yang memuat nama obat, dosis, tanggal pembuatan, dan nama yang menyiapkan. Pelabelan masih menggunakan spidol yang tulisannya tidak terlalu jelas. Hal ini dapat menimbulkan salah baca obat sehingga bisa terjadi hal yang tidak diharapkan. Sesuai dengan prosedur operasi standar RSUD dr. Soedomo pemberian nama obat pada spuit dilakukan dengan memberi label. Label obat berisi nama obat, dosis, tanggal pengenceran. Kondisi yang diharapkan sediaan obat anestesi pada spuit terdapat label obat. Label obat yang dicetak seragam bentuk tulisan dan desainnya. Hal ini dimaksud agar nama dan dosis obat dapat terlihat dengan jelas sehingga menghindari kejadian yang tak diharapkan.Tujuan kegiatan ini adalah mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN, yaitu BerAKHLAK (Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Selain itu, juga untuk menyediakan label obat anestesi, melakukan sosialisasi terhadap rekan sejawat tentang penggunaan label obat, menerapkan pelabelan obat anestesi pada spuit yang disiapkan.Aktualisasi ini memiliki 12 kegiatan dan dilaksanakan di Ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Aktualisasi bertujuan untuk menerapkan keamanan pemberian obat dengan cara pemberian label obat pada spuit sediaan obat anestesi intravena. Hasil dari pelaksanaan aktualisasi ini, yaitu tersedianya label obat anestesi yang dapat digunakan dalam pelabelan spuit sehingga dapat meningkatkan kualitas tindakan penata anestesi. Selanjutnya, dengan diadakannya sosialisasi tentang penggunaan label obat akan berdampak pada pelayanan anestesi sehingga pemberian obat anestesi intravena menjadi lebih aman. Didukung dengan dilaksanakannya kegiatan pelabelan obat pada spuit.