Penyakit infeksi terkait pelayanan kesehatan atau Healthcare Associated Infection (HAIs) merupakan salah satu masalah kesehatan diberbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. HAIs merupakan infeksi pada pasien di rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan lain yang belum tampak atau tidak sedang masa inkubasi pada saat pasien pertama kali masuk atau yang terjadi selama pasien dirawat di rumah sakit. Hand Hygiene adalah suatu upaya atau tindakan membersihkan tangan, baik dengan menggunakan sabun antiseptik di bawah air mengalir atau dengan menggunakan handrub berbasis alkohol dengan langkah-langkah yang sistematik sesuai urutan, sehingga dapat mengurangi jumlah bakteri yang berada pada tangan. Dalam pengawasan kedisiplinan petugas kesehatan pada pelaksanakan proses Hand Hygiene, pokja PPI melakukan proses penilaian berupa form yang harus diisi oleh petugas medis dan nantinya akan dikumpulkan dan direkap oleh pokja PPI yang hasilnya akan dilaporkan ke management.Berdasarkan pengamatan penulis selama 5 bulan, proses pengumpulan data Hand Hygiene masih menggunakan form kertas dan dikumpulkan ke pokja PPI secara manual baik langsung diserahkan oleh admin ruang, dititipkan ke porter atau dititipkan ke rekan kerja sehingga ada kemungkinan data hilang dan keterlambatan pengumpulan. Disini form akan digantikan dengan file form berbentuk file excel kemudian dibuatkan file sharing terpusat berbentuk web yang dapat diakses oleh admin ruang dan tim PPI sehingga admin ruang bisa langsung upload setelah mengisi form Hand Hygiene dan bisa langsung diambil oleh pokja PPI. Pada akhir kegiatan ini akan tersedia web file sharing yang digunakan untuk pengumpulan form audit hand hygiene dari ruangan ke tim PPI dan dipahami oleh 26 orang dengan peningkatan pemahaman sebesar 23%. selain dapat mengurangi penggunaan kertas, aktualisasi ini juga dapat mengurangi resiko kehilangan berkas saat dalam perjalanan serta mempercepat proses pengumpulan dari yang sebelumnya memerlukan waktu 3 – 5 hari menjadi 1 – 2 hari.