Jumlah penduduk Indonesia semakin tahun semakin meningkat, untuk menekan laju pertumbuhan penduduk pemerintah merencanakan program keluarga berencana pasca persalinan. Di Puskesmas Kampak untuk cakupan KB pasca persalinan hanya 51% dari sasaran. Menurut pengamatan dari penulis kondisi saat ini di Puskesmas Kampak adalah kurangnya pengetahuan ibu bersalin tentang Kontrasepsi Pascsalin. Sukses atau tidaknya program Keluarga Berencana dipengaruhi oleh pengetahuan dan Pendidikan tentang KB pasca persalinan di Puskesmas Kampak. Berdasarkan permasalahan tersebut penulis mengaktualisasikan nilai dasar core values BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) dalam pelaksanaan Aktualisasi yang berjudul “Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Bersalin Tentang Kontrasepsi Pascasalin melalui Optimalisasi Konseling dan Pembagian Kondom. Target yang diambil berjumlah 10 orang ibu bersalin. Tujuan dari aktualisasi ini adalah terwujudnya nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK serta meningkatnya pengetahuan ibu bersalin tentang Kb Pasca salin meningkat dan ibu menginginkan untuk memakai kontrasepsi pasca salin sehingga tidak terjadi kehamilan resiko tinggi, menurunnya angka kematian ibu,dan kejadian kehamilan yang tidak diinginkan. Adapun kegiatan yang akan dilakukan adalah dengan memberikan kuesioner pretest sebelum dilakukan konseling kemudian diberikan kuesioner Postest sesudah dilakukan konseling kemudian setiap pasien diberikan kontrasepsi berupa kondom.Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui nilai pre test ibu bersalin memperoleh rata-rata 2,5 poin dan setelah dilakukan penyuluhan nilai rata-rata posttest 9,4 poin dengan rata-rata jumlah peningkatan 6-7 poin. Jika dipersentasikan diperoleh rata-rata persentasi nilai pengetahuan masyarakat saat pretest adalah 25% dan rata-rata persentasi nilai pengetahuan saat posttest 94%, dengan demikian persentasi kenaikan pengetahuan dari pretest ke posttest adalah 69%. Sedang persentasi total jumlah responden yang mengalami peningkatan adalah 100% karena semua responden (10 orang ibu bersalin) mengalami peningkatan.