Keselamatan pasien merupakan prioritas dalam pelayanan kesehatan yang penuh resiko. Salah satu resiko adalah resiko penularan infeksi akibat perawatan kesehatan. Cuci tangan menjadi salah satu langkah yang efektif untuk memutuskan rantai transmisi infeksi. Kepatuhan petugas dalam penerapan lima momen cuci tangan di ruang IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek masih belum optimal. Aktualisasi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan penerapan lima momen cuci tangan petugas dan mengaktualisasikan penerapan core value ASN BerAKHLAK. Aktualisasi ini menggunakan metode pengamatan dan review kepada setiap petugas di Ruang IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Sampel pengamatan ini sebanyak 8 hari pengamatan kepada 65 orang petugas, yaitu 11 dokter, 32 perawat, 5 administrasi, 4 transporter, 8 satpam, dan 5 cleaning service. Instrumen pengamatan menggunakan check list monitoring cuci tangan, dan media review menggunakan banner/poster dan leaflet. Aktualisasi ini telah dilaksanakan dengan memahami dan menerapkan semua core value BerAKHLAK. Dan dari hasil pengisian check list monitoring didapatkan bahwa sebelum diadakan review kepatuhan penerapan lima momen cuci tangan dan setelah dilakukan review mengalami peningkatan yaitu dari rata-rata skor 50 menjadi rata-rata skor 100. Disarankan bagi seluruh petugas di ruang IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk selalu turut serta menerapkan kepatuhan lima momen cuci tangan sehingga dapat tercipta kebiasaan dan dapat mengurangi resiko infeksi nosokomial di Rumah Sakit. Bagi pihak Rumah Sakit disarankan untuk senantiasa mendukung kegiatan pengoptimalan kepatuhan cuci tangan ini.