Program imunisasi dilaksanakan bagi penyakit-penyakiti yang dapat dicegahi dengan imunisasi (PD3I) yaitu penyakit Pertusis, Tetanus Neonatorum, Difteri, Hepatitis B, Tuberkulosis, Campak dan Polio. Program ini bertujuani untuk memberikan kekebalan pada bayi sehingga dapat mencegah penyakit menular dan kematian anak yang disebabkan oleh penyakit-penyakit yang sering menimpa pada anak. Program imunisasi adalah intervensi kesehatan yang sangat penting dan efektif, yang dapat meningkatkan angka harapan hidup. Faktor yang perlu diperhatikan dalam imunisasi adalah tingkat pengetahuan orang tua bayi/balita dan ketertiban orang tua dalam mendampingi anaknya untuk mendapatkan imunisasi di tenaga kesehatan. Tujuan aktualisasi ini dilakukan yaitu untuk meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai imunisasi dasar lengkap dan meningkatkan ketertiban orang tua mendampingi anaknya melakukan imunisasi di tenaga kesehatan.Jenis aktualisasi ini menggunakan observasional dengan populasi penelitian orang tua dan bayi/balita usia 0-12 bulan pada bulan Juni, dengan imunisasi dasar lengkap. Besar sempel yang diambil sebanyak 30 orang tua bayi/balita dan 12 sasaran bayi/balita. Pengambilan data menggunakan soal pre test dan post test. Untuk monitoring menggunakan kalender control imunisasi dan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua bayi/balita dilakukan penyuluhan dengan media leaflat.Data yang diperoleh dari penelitian sebelum pre test menunjukkan bahwa mayoritas responden mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang mengenai imunisasi dasar lengkap serta kurangnya pengetahuan orang tua mengenai jadwal imunisasi selanjutnya, sehingga anak terlambat memperoleh imunisasi atau bahkan tidak diimunisasi. Setelah dilakukan penyuluhan dan diberikan soal post test ada kenaikan rata-rata nilai dari 60,33 menjadi 94,33, yang artinya orang tua sudah mengerti tentang imunisasi dasar lengkap. Begitupun ketertiban orangtua dalam mendampingi anaknya, mengalami peningkatan setelah diberikan kalender control imunisasi,serta melakukan kunjungan rumah, yang mulanya di bulan Mei ada 5 anak yang mendapat imunisasi, dibulan Juli meningkat menjadi 12 anak. Sehingga target sasaran imunisasi terpenuhi 100%.